Industri Kelapa Sawit Siapkan Sumber Daya Manusia Berkualitas Bersama Asian Agri

Salah satu aspek yang sangat berkaitan erat dengan produksi dari sebuah produk pertanian termasuk kelapa sawit adalah bibit dan sumber daya manusia. Ketika bibit dan sumber daya manusia kurang baik dan kurang memiliki sebuah kualitas tentu saja hasilnya tidak akan baik. Oleh karena itu, sumber daya manusia harus diupayakan dengan sebaik mungkin. Hal inilah yang senantiasa dilakukan oleh Asian Agri dibawah naungan Royal Golden Eagle atau RGE.

Tentunya semua itu dilakukan oleh Royal Golden Eagle dalam berbagai aspek karena hal tersebut sangat berkaitan dengan lingkungan yang sudah menjadi prinsip, visi dan misi bagi Asian Agri. Informasi selengkapnya tentang seperti apa industri kelapa sawit untuk siapkan sumber daya manusia berkualitas bersama dengan Asian Agri, Anda bisa simak informasi lengkapnya dalam uraian berikut ini!

Langkah Industri Kelapa Sawit Untuk Siapkan Sumber Daya Manusia

Dalam rangka melakukan upaya untuk industri kelapa sawit, pengelolaan perkebunan rakyat yang baik tentu sangat dibutuhkan dengan semua tata kelola kelembagaan baik yang butuh dukungan dari sumber daya manusia secara lebih kompeten.

Untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten tersebut diperlukan suatu dukungan dari berbagai pihak mulai dari pemerintah, perusahaan dan juga pihak – pihak terkait yang lainnya. Dalam rangka upaya persiapan sumber daya manusia yang kompeten tersebut Asian Agri yang berjalan beriringan dibawah naungan Royal Golden Eagle tentu butuh dukungan dari segala macam pihak tidak hanya pada satu elemen saja. Dukungan yang dibutuhkan tersebut juga termasuk bantuan dari pemerintah, perusahaan serta berbagai pihak lain yang saling terkait satu dengan yang lainnya.

Dalam hal ini pengembangan sumber daya manusia tersebut bertujuan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, profesionalisme, dedikasi bagi pekebun, tenaga pendamping serta masyarakat yang mandiri agar profesionalitas dalam bekerja dan hasil yang terbaik itu sesuai yang diharapkan  tidak mustahil untuk didapatkan. Nantinya hal tersebut akan seiring dan sejalan dengan keinginan Sukanto Tanoto dan Royal Golden Eagle dalam visi misinya.

Pengembangan sumber daya manusia yang telah dilaksanakan turut serta melatih kurang lebih sekitar 6.000 petani atau masyarakat sawit dengan fokus materi yang diberikan pada peremajaan kebun, upaya peningkatan produktivitas dan juga keberlanjutan usaha yang diharapkan. Pada program pendidikan sendiri telah diberikan suatu beasiswa pendidikan kepada kurang lebih sebanyak 720 anak petani melalui program beasiswa bagi mereka untuk melanjutkan kuliah D1 dan D3.

Mengenai tata kelola sumber daya manusia sudah ditetapkan juga didalam suatu aturan undang – undang. Hal tersebut sesuai dengan tata aturan presiden yang telah ditetapkan didalam peraturan presiden nomor 61 tahun 2015 diatur tentang bagaimana tata cara yang penting dalam penghimpunan dan juga penggunaan dana perkebunan kelapa sawit yang sudah disebutkan juga bahwa pengembangan sumber daya manusia turut dilakukan melalui suatu upaya penyuluhan, pelatihan, pendidikan, pendampingan dan juga yang tak kalah penting adalah pemberlakuan langkah fasilitasi terhadap apa yang sudah berjalan dan dicanangkan untuk sesegera mungkin dijalankan dan dicanangkan. Setelah semuanya berjalan dengan lancar berdasarkan tata aturan yang ada, diharapkan semua teknis akan berjalan seimbang dan bisa mendapatkan suatu sumber daya yang memiliki kualitas unggulan. Dalam tata laksana yang dianjurkan nantinya, rekomendasi teknis dari Dirjen Perkebunan juga diatur tentang lembaga dan petani yang akan mendapatkan suatu pelatihan.

 

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *